pict by booking.com
Masih di Yogyakarta, setelah
mencoba Tune Hotel saya menemukan satu hotel yang lumayan unik dengan harga
terjangkau, yaitu Paku Mas Hotel. Usut punya usut, hotel ini kelas Melati yang
di desain untuk liburan keluarga. Saya baru tahu waktu check in, dikiranya bintang
1 atau 2 hehe. Tapiiiii, jangan khawatir. Walaupun kelas melati hotel ini cukup
menarik. Paku Mas Hotel ada di Jl. Nogopuro No.35, Caturtunggal, Kecamatan
Depok, Kota Yogyakarta.
Untuk mencarinya gampang banget
pakai map, tapi jangan kira akan menemukan hotel ini karena gedungnya yang
tinggi atau lokasinya yang di tepi jalan raya. Secara umum iya, hotel ini dekat
dengan mall Plaza Ambarukmo yang ada di tepi jalan besar Laksda Adisucipto
(lurusan kea rah Solo). Tapi kalian harus jeli karena hotel ini masuk ke dalam
gang. Untuk memudahkan pengunjung, di pintu masuk gang tertera papan “Paku Mas
Hotel”.
pict by booking.com
Begitu masuk ke dalam kawasan
hotel, suasananya asri dan tenang. Ada kolam renang outdoor di samping resto.
Ruangan resepsionis ada di depan karena tidak jadi satu gedung dengan
kamar-kamar hotel. Nah begitu kalian mendapat kuncinya, petugas hotel akan
segera mengantar ke kamar, membukakan pintu, menyalakan AC dan tv. Karena tipe
bangunannya bukan gedung modern, jadi tidak ada lift. Ya, kalian harus naik
tangga. Jangan khawatir, karena hanya ada 3 lantai.
Oke, saatnya menilai plus minus.
Nilai plusnya adalah, kamar hotel ini luas. Ya, luas banget untuk harga +- Rp
250.000,- . Ada kasur double bed, meja rias dan lemari (aksen kayu dengan
ukiran khas jawa tengah), kursi kayu panjang dan wastafel. Dindingnya sengaja
didesain batu bata, dengan lampu kuning remang (sedikit spooky untuk
orang-orang yang parno dengan suasana jawa kental hehe). Karena aksen Jawanya
sangat kental, jadi terkesan sedikit horror.
Nilai minusnya adalah, kunci
pintu manual (maklum kelas melati), kamar mandi sempit dan…. Air panas /
dinginnya manual :’) Apakah mungkin karena saya ada di standart room? haha. Karena ada di pict beberapa agen perjalanan yang menunjukkan shower. Balik lagi, jadi begini : ada satu bak mandi kecil, dengan 2 kran air
diatasnya. Hehe. Jadi kalian harus pandai-pandai menakar komposisi air ya,
kalau kepanasan harus rela menunggu sampai airnya dingin atau menguras sebagian
dan isi ulang. Untuk peralatan mandi disediakan lengkap kok :)
pict by booking.com
Selanjutnya fasilitas yang
didapat adalah sarapan. Nahh untuk sarapan jika menginap disini usahakan jangan
kesiangan. Karena, sepertinya, pihak hotel tidak terus-terusan me-refill menu
walaupun jam breakfastnya masih panjang. Waktu itu saya turun ke resto sekitar
jam 8 pagi, tapi nggak banyak yang tersisa. Padahal, menunya tradisional
banget. Bahkan ada beberapa macam jamu hlo, yang bisa bikin badan segar sebelum
kembali berkeliling :) menu makanannya juga nggak kebarat-baratan, lebih
seperti gethuk, sayur tumisan, meski ada juga salad dan roti.
Di hotel ini banyak bule, mungkin
karena situasinya juga yang tradisional banget dan beda dengan hotel modern
lainnya. Paku Mas Hotel dapat rate 4 dari 5
dari saya, karena harga yang bersahabat dan suasana yang menyenangkan.
Tangerang,
17 Juni 2017






0 komentar